Sabtu, 29 Maret 2014

Saung Abah Tawarkan Berbagai Macam Menu Khas Sunda

KARAWANG - Saung Abah, siapa yang tak kenal dengan nama tersebut. Bagi para pelaku wisata kuliner tentu sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut, terutama karena masakan yang disajikan adalah masakan khas Sunda, yaitu jenis kuliner yang paling populer di Indonesia.

Menu siap saji yang tersedia di Saung Abah tentunya adalah kuliner ala masyarakat Sunda, Jawa Barat. Rumah makan yang menyajikan Karedok, Ayam Kampung, Sayur Asem, Ikan Gurame dan Lalab beserta sambalnya. Selain itu berbagai macam jenis olahan masakan kuliner asli khas Sunda lainnya selalu hadir dengan varian yang sangat menarik di rumah makan ini.

Hj Amy Siti Aminah, pemilik rumah makan Saung Abah mengatakan, awal mula berdirinya rumah makan tersebut dilatar belakangi oleh hobi suaminya berwisata kuliner, terutama masakan khas sunda yang memiliki
cita rasa masakan yang luar biasa namun tetap sederhana.

"Awalnya karena hobi suami yang suka wisata kuliner, khususnya masakan khas Sunda. Karena memang masakan khas Sunda memiliki cita rasa yang luar," ujarnya.

Amy menuturkan lebih lanjut, dari hobi tersebutlah kini ia dan suaminya semakin eksis dalam bisnis kuliner yang sudah digeluti sejak tahun 2000. Dimana saat ini ia dan suaminya sudah membuka dua cabang
Saung Abah di tempat yang berbeda.

Dia berpendapat, masakan khas Sunda berbeda dengan masakan khas daerah lain, seperti Masakan Padang (Minangkabau) yang terkenal dengan bumbu pedas yang kaya akan rempah-rempah, santan, serta daging. Masakan Sunda justru menawarkan cita rasa yang unik, sederhana, dan tidak terlalu berat di lidah. Sehingga pantas saja jika makanan Sunda ini kerap menjadi makanan favorit buat para pecinta kuliner Nusantara.

"Kami sudah punya dua cabang sekarang di KCP, yang utamanya itu yang di Gor Panathayuda," terangnya.

Dirinya menuturkan, selain terkenal dengan cita rasa masakan yang menggugah selera, Saung Abah juga menyediakan makanan ringan dan minuman yang tak kalah nikmat. Harganya juga relatif terjangkau untuk masyarakat, satu porsi lengkap dihargai mulai dari Rp 16 ribu samapai Rp 50 ribu.

"Yang paling terkenal itu goreng ayam kampung dan ikan gurame. Sementara untuk pelepas dahaga ada minuman seperti juice, es teh manis, sop buah, dan minuman-minuman lainnya," ungkapnya.

Dia mengatakan, dari dua cabang Saung Abah yang ada, memiliki ciri khas tersendiri dan mangsa pasar yang berbeda. Seperti Saung Abah yang berada di Gor Panathayuda, selalu dibanjiri pembeli saat hari-hari kerja. Sementara Saung Abah yang berada di KCP, akan ramai dikunjungi saat hari sabtu dan minggu, serta hari-hari libur lainnya.

"Kalo yang di GOR, itu khusus masakan sunda saja. Tapi kalo yang di KCP ini ada juga chinese food dan ada Kafenya juga. Tapi semua selalu ramai dikunjungi, tentunya dengan waktu berbeda," pungkasnya. (ami)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar